Dunia informasi saat ini sering kali didominasi oleh berita-berita yang bersifat sensasional, konflik, maupun kabar negatif yang memicu kecemasan. Di tengah arus informasi yang terkadang menyesakkan tersebut, SMK IT Darul Hidayah melalui jurusan multimedia dan komunikasi mengambil langkah berbeda dengan memperkenalkan konsep jurnalisme solusi. Fokus pendidikan jurnalisme di sekolah ini bukan hanya sekadar melaporkan peristiwa, melainkan bagaimana siswa mampu mengidentifikasi masalah di lingkungan sekitar dan menyajikan berita yang memuat jalan keluar atau inspirasi bagi masyarakat desa. Sekolah ini percaya bahwa media memiliki kekuatan besar untuk menggerakkan perubahan sosial yang positif jika dikelola dengan sudut pandang yang tepat.
Di lingkungan SMK IT Darul Hidayah, siswa dilatih untuk memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Mereka tidak hanya belajar cara menulis berita yang memenuhi kaidah 5W+1H, tetapi juga diajarkan cara melakukan riset mendalam mengenai potensi desa yang selama ini terabaikan. Melalui program ini, siswa belajar cara membedah sebuah permasalahan lokal, seperti limbah pertanian atau pengangguran usia muda, kemudian mencari narasumber yang telah berhasil mengatasi masalah tersebut. Dengan mengangkat kisah-kisah sukses skala kecil, berita yang dihasilkan menjadi lebih bermakna dan memberikan harapan bagi pembacanya, bukan sekadar memaparkan keluhan tanpa solusi.
Inisiatif untuk angkat berita positif desa ini dilakukan melalui berbagai platform digital milik sekolah, mulai dari portal berita lokal hingga media sosial. Siswa diajarkan bahwa berita positif bukan berarti menutup mata terhadap kenyataan pahit, melainkan fokus pada respons manusia terhadap tantangan tersebut. Misalnya, ketika ada masalah kekeringan di desa, siswa tidak hanya memberitakan tanah yang retak, tetapi lebih fokus pada inovasi sistem irigasi sederhana yang dibuat oleh warga lokal. Pendekatan jurnalisme solusi seperti ini sangat efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri masyarakat desa dan memicu kolaborasi antarwarga untuk memajukan daerahnya sendiri.
Proses produksi berita di sekolah ini juga melatih keterampilan teknis siswa dalam hal videografi dan fotografi jurnalistik. Sebuah berita positif akan lebih mudah diterima jika dikemas dengan visual yang estetis dan narasi yang menyentuh hati. Siswa belajar cara mengambil sudut pandang kamera yang bercerita dan melakukan penyuntingan video yang mampu membangkitkan emosi positif. SMK IT Darul Hidayah ingin memastikan bahwa lulusannya tidak hanya menjadi teknisi media yang handal, tetapi juga menjadi komunikator yang memiliki integritas dan tanggung jawab moral untuk membangun narasi yang sehat bagi publik.